Cara Orang Tua Menghadapi Anak Remaja

Cara Orang Tua Menghadapi Anak Remaja - Sedikit susah mengasuh anak yang sudah menginjak masa remaja. Berbagai Cerita horor tentang kelakuan remaja, seperti memberontakan, ngeyel, keras kepala menghantui setiap orang tua. Anda hanya bisa menarik napas dalam-dalam, rileks, dan ingat bahwa remaja bukanlah monster. Mereka hanya anak-anak yang sedang mengalami fase perubahan fisik, emosional, dan sosial. Orang tua bisa membangun dan memelihara hubungan yang baik dengan anak yang sudah  remaja dengan sedikit kesabaran dengan penuh cinta. Kiat berikut dapat membantu orang tua menghadapi anak yang sudah remaja:

Cara Orang Tua Menghadapi Anak Remaja

1. Berbicara 
Meskipun remaja lebih suka menghabiskan waktunya di kamar, Namun mereka juga memerlukan perhatian dari orang tua. Cara berbicara dengan remaja adalah tetap santai dan santai.  Dengan bertanya "Bagaimana harimu?" Dapat mendorong remaja untuk membuka dirinya.  Membicarakan tentang teman adalah cara yang sangat gampang untuk memantau apa yang terjadi di linkungan teman sepermainan. Ini juga menunjukkan bahwa orang tua mereka benar-benar tertarik dengan apa yang terjadi dalam kehidupan pribadi mereka. 

Membicarakan tentang prestasi, sebuah perjuangan, dan minat seperti olahraga, film, musik adalah topik pembicaraan yang sangat menyenangkan. Tujuan dari diskusi sehari-hari ini adalah untuk membangun pertukaran informasi yang sangat menyenangkan dan santai. Orangtua harus berusaha sekurang-kurangnya 15 sampai 30 menit untuk berbicara saat sepulang sekolahatau di mobil, di meja makan, atau sebelum tidur.

2. Dengarkan, Dengarkan, Dengarkan.  
Ketika orangtua sedang bercakap dengan remaja, orang tua seharusnya membiarkan mereka memegang kendali. Sehingga memungkinkan mereka mengarahkan percakapan ke arah yang mereka inginkan.  Dengan Mendengarkan memberi remaja kesempatan untuk membongkar dan mengungkapkan apa yang ada di pikiran mereka. 

Orangtua bisa menanggapi dengan komentar dan pertanyaan yang sesuai sehingga mendorong mereka untuk menguraikan unek-uneknya.  Orangtua harus mencoba mendengarkan dan merespons secara konstruktif saat anak menghadapi sebuah masalah. Namun Sulit bagi banyak orang tua untuk tetap tenang saat anak mereka melakukan sebuah kesalahan, tapi perlu diingat sangat penting untuk menjaga komunikasi tetap terbuka. Reaksi berlebihan dan menyalahkan bisa menyebabkan remaja bersikap tertutup.

3. Menegakkan Peraturan.  
Meskipun penting untuk mendengarkan dan tetap tenang saat mendiskusikan permasalahan sang anak, sangat penting juga untuk menetapkan standar peraturan yang berlaku di masyarakat. Remaja perlu belajar perilaku yang dapat diterima masyarakat, dan mereka perlu tahu bahwa ada konsekuensinya jika mereka melanggar peraturan tersebut.

4. Menghabiskan Waktu Bersama.
Menghabiskan waktu bersama adalah cara yang bagus untuk membangun ikatan yang kuat. Kesibukan orangtua dengan jadwal yang padat bisa membuat remaja merasa terlupakan dan terisolasi. Meluangkan waktu untuk berkumpul bersama membuat remaja merasa dihargai dan diperhatikan.

Remaja membutuhkan orang tua yang bertanggung jawab untuk merawat mereka dan menjaga mereka tetap aman. Menghabiskan waktu bersama dan menunjukkan minat tulus pada hobi, teman, dan kehidupan pribadi mereka akan memperkuat ikatan. Kesabaran dan pikiran terbuka sangat membantu saat membesarkan seorang remaja.

Demikianlah artikel tentang Cara Orang Tua Menghadapi Anak Remaja semoga bermanfaat bagi anda semua. Smart Parenting Terima Kasih Wassalam

Comments

Popular posts from this blog

Soal Tematik Kelas 3 Tema 8 Subtema 2 Aku Anak Mandiri

Soal Tematik Kelas 3 Tema 8 Subtema 3 Aku Suka Berpetualang

Download Kumpulan Rumus Matematika SMP Lengkap PDF